Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

08 September 2011

SEJARAH SINGKAT IMAM BUKHORI R.A

Kelahiran dan Masa Kecil Imam Bukhari

Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah. Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju'fiy Al Bukhari, namun beliau lebih dikenal dengan nama Bukhari. Beliau lahir pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakeknya bernama Bardizbeh, turunan Persi yang masih beragama Zoroaster. Tapi orangtuanya, Mughoerah, telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy. Sebenarnya masa kecil Imam Bukhari penuh dengan keprihatinan. Di samping menjadi anak yatim, juga tidak dapat melihat karena buta (tidak lama setelah lahir, beliau kehilangan penglihatannya tersebut). Ibunya senantiasa berusaha dan berdo'a untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dengan izin dan karunia Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total.

Imam Bukhari adalah ahli hadits yang termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini bersama dengan Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah. Bahkan dalam kitab-kitab fiqih dan hadits, hadits-hadits beliau memiliki derajat yang tinggi. Sebagian menyebutnya dengan julukan Amirul Mukminin fil Hadits (Pemimpin kaum mukmin dalam hal Ilmu Hadits). Dalam bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kepadanya.
Tempat beliau lahir kini termasuk wilayah Rusia, yang waktu itu memang menjadi pusat kebudayaan ilmu pengetahuan Islam sesudah Madinah, Damaskus dan Bagdad. Daerah itu pula yang telah melahirkan filosof-filosof besar seperti al-Farabi dan Ibnu Sina. Bahkan ulama-ulama besar seperti Zamachsari, al-Durdjani, al-Bairuni dan lain-lain, juga dilahirkan di Asia Tengah. Sekalipun daerah tersebut telah jatuh di bawah kekuasaan Uni Sovyet (Rusia), namun menurut Alexandre Benningsen dan Chantal Lemercier Quelquejay dalam bukunya "Islam in the Sivyet Union" (New York, 1967), pemeluk Islamnya masih berjumlah 30 milliun. Jadi merupakan daerah yang pemeluk Islam-nya nomor lima besarnya di dunia setelah Indonesia, Pakistan, India dan Cina.

15 Februari 2009

BERDIRINYA AHBAABUL MUSTHOFA PURWODADI

Sholawat simthudduror, Sholawat kedamaian.
Resume Hasil Musyawaroh Ahbabul Musthofa Kabupaten Grobogan. Yang dipimpin langsung oleh Beliau Habib Syekh Bin Abdul Qodir Assegaff, pada tanggal 17 Desember 2004.
Bertempat di Rumah Gus Dhuha [PP. Al-Masyhuri Purwodadi Grobogan].

1. Pembentukan dan Penetapan Susunan nama pelaksana maulid selapanan di Masjid Agung Baitul Makmur
2. Penetapan Pelaksanaan Maulid selapanan setiap malam Jum'at wage malam Sabtu Kliwon dimulai jam 20.00 s/d 22.00
3. Penetapan nama Majlis Maulid dengan nama “AHBABUL MUSTHOFA”
4. Acara diawali dengan pembacaan Rotibul Haddad dan Maulid Simthuddurror.
5. Diharapkan Pengurus melakukan sosialisasi ke daerah-daerah
6. Diperlukan Humas/Korwil dimasing-masing kecamatan.

Semoga kepengurusan yang ada sekarang dan berikutnya bisa selalu mengembangkan Jama'ah Dzikir & Mawlid "AHBAABUL MUSTHOFA" Kab. Grobogan. Sekaligus bisa memakmurkan "Masjid Agung Baitul Makmur" dan Masjid yang lain di Kab. Grobogan.
(Di susun oleh Ust.Edy Rustandi, sekretaris pertama AM Purwodadi Grobogan)

POPULER DI BACA

Mengonfigurasi HTML/JavaScript